Kamis, 05 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab ADAB 4. Mengatasi Amarah



عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ اسْتَبَّ رَجُلَانِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ أَحَدُهُمَا تَحْمَرُّ عَيْنَاهُ وَتَنْتَفِخُ أَوْدَاجُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْرِفُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا هَذَا لَذَهَبَ عَنْهُ الَّذِي يَجِدُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ فَقَالَ الرَّجُلُ هَلْ تَرَى بِي مِنْ جُنُونٍ

4781. Dari Sulaiman bin Shurad, ia berkata, "Dua orang pernah saling mencaci di hadapan Nabi SAW hingga tampak merah mata dan lipatan urat di leher salah seorang di antara keduanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Sungguh aku mengetahui sebuah kalimat yang jika dibaca olehnya (orang yang tengah marah) pasti akan hilang perasaan jengkelnya, (yaitu) "Audzu billahi minasy-syaithanir-rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk)." Maka orang itu berkata, 'Apakah nampak olehmu aku ini seperti orang gila'?" Shahih: At-Tirmidzi (3696): Muttafaq 'Alaih

عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَنَا إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ

4782. Dari Abu Dzar, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepada kami, "Jika salah seorang di antara kalian marah dan ia dalam kondisi berdiri, maka hendaklah ia segera duduk. Jika kemarahannya tidak lantas pergi, maka hendaklah ia berbaring" Shahih: Al Misykah (5114)

عَنْ بَكْرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا ذَرٍّ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا أَصَحُّ الْحَدِيثَيْنِ

4783. Dari Bakar, ia berkata, "Sesungguhnya Nabi SAW pernah mengutus Abu Dzar... (dengan menyebutkan hadits yang sama dengan yang di atas)." Abu Daud berpendapat, "Ini adalah dua hadits yang paling shahih." Shahih. Dengan hadits sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar