عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ اسْتَبَّ
رَجُلَانِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ
أَحَدُهُمَا تَحْمَرُّ عَيْنَاهُ وَتَنْتَفِخُ أَوْدَاجُهُ فَقَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْرِفُ كَلِمَةً
لَوْ قَالَهَا هَذَا لَذَهَبَ عَنْهُ الَّذِي يَجِدُ أَعُوذُ بِاللَّهِ
مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ فَقَالَ الرَّجُلُ هَلْ تَرَى بِي مِنْ
جُنُونٍ
4781.
Dari Sulaiman bin Shurad, ia berkata, "Dua orang pernah saling mencaci
di hadapan Nabi SAW hingga tampak merah mata dan lipatan urat di leher
salah seorang di antara keduanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Sungguh
aku mengetahui sebuah kalimat yang jika dibaca olehnya (orang yang
tengah marah) pasti akan hilang perasaan jengkelnya, (yaitu) "Audzu
billahi minasy-syaithanir-rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan
syetan yang terkutuk)." Maka orang itu berkata, 'Apakah nampak olehmu aku ini seperti orang gila'?" Shahih: At-Tirmidzi (3696): Muttafaq 'Alaih
عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ إِنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَنَا إِذَا
غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ
الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ
4782. Dari Abu Dzar, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepada kami, "Jika
salah seorang di antara kalian marah dan ia dalam kondisi berdiri, maka
hendaklah ia segera duduk. Jika kemarahannya tidak lantas pergi, maka
hendaklah ia berbaring" Shahih: Al Misykah (5114)
عَنْ
بَكْرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا
ذَرٍّ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا أَصَحُّ
الْحَدِيثَيْنِ
4783.
Dari Bakar, ia berkata, "Sesungguhnya Nabi SAW pernah mengutus Abu
Dzar... (dengan menyebutkan hadits yang sama dengan yang di atas)." Abu
Daud berpendapat, "Ini adalah dua hadits yang paling shahih." Shahih. Dengan hadits sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar