Kamis, 05 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab ADAB 3. Menahan Amarah


عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ

4777. Dari Muadz bin Anas, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa dapat menahan amarah sementara ia mampu meluapkannya, maka pada hari Kiamat kelak Allah akan memanggilnya di antara para makhluk hingga ia dipersilakan untuk memilih bidadari sesuka hatinya" Hasan: Ibnu Majah (4186)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَعُدُّونَ الصُّرَعَةَ فِيكُمْ قَالُوا الَّذِي لَا يَصْرَعُهُ الرِّجَالُ قَالَ لَا وَلَكِنَّهُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

4779. Dari Abdullah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Siapakah orang yang kalian anggap paling kuat di antara kalian?' Orang-orang menjawab, '(Orang kuat adalah) orang yang mampu mengalahkan sejumlah orang lain.' Beliau menjawab, 'Tidak! Orang kuat adalah orang yang dapat menahan amarahnya saat ia marah '. " Shahih: Muslim (8/30)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar