أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ
أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ
أَحَدُكُمْ فِي الشَّمْسِ وَقَالَ مَخْلَدٌ فِي الْفَيْءِ فَقَلَصَ عَنْهُ
الظِّلُّ وَصَارَ بَعْضُهُ فِي الشَّمْسِ وَبَعْضُهُ فِي الظِّلِّ
فَلْيَقُمْ
4821. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Abu Qasim (Rasulullah SAW) bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian terkena terik matahari —dalam riwayat lain disebutkan: di bayangan— kemudian
bayangan tersebut menjadi susut hingga sebagiannya terkena sinar
matahari dan sebagian pada bayangan maka hendaklah ia berdiri (pindah)."
Shahih: Ash-Shahihah (835)
حَدَّثَنِي قَيْسٌ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ
جَاءَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ
فَقَامَ فِي الشَّمْسِ فَأَمَرَ بِهِ فَحُوِّلَ إِلَى الظِّلِّ
4822.
Dari Qais, dari bapaknya, ia berkata bahwa ia pernah datang saat
Rasulullah sedang berkhutbah, maka ia berdiri di bawah sinar matahari,
kemudian beliau menyuruhnya (untuk pindah) sehingga ia berada di bawah
bayangan (tempat teduh). Shahih: Ibid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar