عَنْ هَمَّامٍ قَالَ جَاءَ
رَجُلٌ فَأَثْنَى عَلَى عُثْمَانَ فِي وَجْهِهِ فَأَخَذَ الْمِقْدَادُ
بْنُ الْأَسْوَدِ تُرَابًا فَحَثَا فِي وَجْهِهِ وَقَالَ قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَقِيتُمْ الْمَدَّاحِينَ
فَاحْثُوا فِي وُجُوهِهِمْ التُّرَابَ
4804.
Dari Hamman, ia berkata, "Seorang lelaki datang dan memuji Ustman di
hadapannya. Lalu Miqdad bin Aswad mengambil debu dan melemparkannya di
wajah lelaki itu dan berkata, 'Rasulullah SAW bersabda,Jika kalian berjumpa dengan orang yang suka memuji, maka tebarkanlah debu di wajahnya'. " Shahih: Ibnu Majah (3842), Muslim
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ
رَجُلًا أَثْنَى عَلَى رَجُلٍ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ
قَالَ إِذَا مَدَحَ أَحَدُكُمْ صَاحِبَهُ لَا مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ إِنِّي
أَحْسِبُهُ كَمَا يُرِيدُ أَنْ يَقُولَ وَلَا أُزَكِّيهِ عَلَى اللَّهِ
4805. Dari Abu Bakrah, ia berkata, "Seorang lelaki pernah memuji kawannya di majlis Nabi SAW, maka beliau bersabda kepadanya, ''Kamu telah memenggal leher kawanmu sendiri Beliau mengatakannya tiga kali, kemudian bersabda, 'Apabila
salah seorang di antara kalian ingin memuji kawannya, memang tidaklah
terlarang, namun hendaknya ia berkata, 'Aku kira ia seperti ini —sepertinya beliau ingin mengatakan:— dan aku tidak akan memuji-muji seseorang di hadapan Allah'." Shahih: Muttafaq 'Alaih
عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ قَالَ أَبِي انْطَلَقْتُ
فِي وَفْدِ بَنِي عَامِرٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَقُلْنَا أَنْتَ سَيِّدُنَا فَقَالَ السَّيِّدُ اللَّهُ
تَبَارَكَ وَتَعَالَى قُلْنَا وَأَفْضَلُنَا فَضْلًا وَأَعْظَمُنَا طَوْلًا
فَقَالَ قُولُوا بِقَوْلِكُمْ أَوْ بَعْضِ قَوْلِكُمْ وَلَا
يَسْتَجْرِيَنَّكُمْ الشَّيْطَانُ
4806. Dari Abdullah bin Asy-Syikhkhir, ia berkata, "Aku
telah berkunjung bersama delegasi (utusan) Bani Amir menemui Rasulullah
SAW, kemudian kami berkata, 'Engkau adalah Tuan kami.' Beliau menjawab,
Tuan itu adalah (hanya) Allah Pemilik Keberkahan dan Maha Tinggi Kami
berkata, 'Kalau begitu engkau adalah yang paling utama di antara kami
dan memiliki kemuliaan yang besar.' Beliau bersabda, 'Berkatalah dengan
seluruh atau sebagian ucapan kalian (yang pantas) dan janganlah kalian
terpengaruh oleh syetan'. " Shahih: Al Misykah (4901), Ishlah Al Masajid (103)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar